DPRD Barsel

67 Tahun Barsel, LISAWANTO: Ukur  Kemajuan Dari Manfaat Yang Dirasakan Masyarakat

Sampurna News
24
×

67 Tahun Barsel, LISAWANTO: Ukur  Kemajuan Dari Manfaat Yang Dirasakan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260921 180025 scaled
Oplus_0

Foto: Anggota DPRD Barsel DR.H.Lisawanto.SE.MAP.

BUNTOK, SampurnaNews.com – Memasuki usia ke-67 tahun, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dinilai perlu menjadikan momentum Hari Jadi sebagai bahan evaluasi terhadap arah pembangunan daerah.

Anggota DPRD Barsel, DR. H. Lisawanto, SE, MAP, mengatakan ukuran keberhasilan pembangunan bukan semata dilihat dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Usia 67 tahun harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi. Apa yang sudah berhasil harus dipertahankan, sedangkan yang masih menjadi kekurangan harus segera dibenahi,” kata Lisawanto kepada awak media di sela-sela menghadiri apel Hari Jadi Barsel di halaman Kantor Bupati Barsel, Senin (21/9/2026).

Tema peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barsel tahun 2026 yakni “Solidaritas Tanpa Batas, Kerja Efisien, Bersama Membangun Barito Selatan”, dengan semangat “Bekerja Bersama, Merangkul Semua.”

Menurut politisi Gerindra Barsel itu, tema tersebut harus diterjemahkan dalam kebijakan dan kerja nyata, bukan berhenti sebagai slogan pada peringatan Hari Jadi.

“Solidaritas harus terlihat dalam keberpihakan kepada masyarakat. Kerja efisien juga harus benar-benar diterapkan, terutama dalam kondisi kemampuan fiskal daerah yang terbatas,” tegasnya.

Ia mengingatkan pemerintah daerah agar setiap program pembangunan disusun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat. Anggaran yang tersedia, kata dia, harus diarahkan pada sektor yang memberikan dampak langsung, terutama pelayanan dasar, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi serta penanganan persoalan lingkungan dan bencana.

Lisawanto juga menekankan pentingnya pemerintah melakukan evaluasi terhadap program-program yang selama ini belum memberikan hasil maksimal.

“Jangan sampai anggaran besar terserap, tetapi dampaknya tidak sebanding dengan yang diharapkan masyarakat. Ini yang harus menjadi bahan evaluasi bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan Barsel tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. DPRD, dunia usaha, masyarakat, tokoh adat, pemuda dan seluruh elemen daerah harus memiliki ruang untuk berkontribusi sesuai perannya.

“Bekerja bersama berarti semua pihak memiliki tanggung jawab. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga DPRD. Kita harus membangun komunikasi dan kolaborasi agar persoalan daerah bisa diselesaikan secara bersama-sama,” katanya.

Di usia ke-67, Lisawanto berharap Barsel tidak hanya semakin maju dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

“Harapan kita, Hari Jadi ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia daerah, tetapi menjadi titik untuk memperbaiki apa yang masih kurang dan memperkuat apa yang sudah baik. Pada akhirnya, masyarakat harus menjadi pihak yang paling merasakan hasil pembangunan,” pungkasnya. (IB1).