Pemkab Barsel

Direktur RSUD Jaraga Sasameh Fokus Perbaikan Layanan dan Penguatan Patient Safety

Sampurna News
31
×

Direktur RSUD Jaraga Sasameh Fokus Perbaikan Layanan dan Penguatan Patient Safety

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2025 11 26 11 53 56 82 40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

Foto: Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok dr Dadang Baskoro Nugroho.

BUNTOK, SampurnaNews.com – Direktur RSUD Jaraga Sasameh (Jarse) Buntok yang baru dilantik, dr Dadang Baskoro Nugroho, menegaskan bahwa agenda utama yang akan ia jalankan adalah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap manajemen internal serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal tersebut ia sampaikan usai pelantikan oleh Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha, pada Kamis (21/8/2025).

dr Dadang mengungkapkan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti sejumlah evaluasi dari Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan, termasuk persoalan turunnya tarif INA-CBGs dari tipe C menjadi tipe D. Setelah dilakukan klarifikasi dan pembenahan data, RSUD Jarse kembali mendapatkan penetapan tarif tipe C.

“Syukur alhamdulillah, setelah proses review dan koordinasi intens, status tarif sudah kembali ke tipe C,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan aspek keselamatan pasien (patient safety) akan menjadi fokus utama dalam proses peningkatan kualitas layanan. Menurutnya, pelayanan yang baik tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga tata kelola keselamatan dalam setiap tindakan medis.

“Kami menempatkan patient safety sebagai prioritas. Ini fondasi agar pelayanan benar-benar optimal,” tegasnya.

Selain itu, dr Dadang juga menyoroti kebutuhan akan penambahan tenaga medis, terutama dokter spesialis. Langkah ini dinilai penting agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat Barito Selatan semakin lengkap dan tidak perlu dirujuk ke daerah lain.

“Kebutuhan yang belum terpenuhi akan kami upayakan secara bertahap. Harapan kami, masyarakat Barsel dapat merasakan pelayanan yang jauh lebih maksimal,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan kritik dan saran sebagai bahan membangun kemajuan rumah sakit. “Kami terbuka terhadap setiap masukan. Semuanya akan menjadi bahan koreksi demi perbaikan berkelanjutan,” pungkasnya. (IB1).