Barito Selatan

AGPAII Barsel Asah Kompetensi Guru PAI, Perkuat Peran Pendidikan Karakter di Sekolah

Sampurna News
42
×

AGPAII Barsel Asah Kompetensi Guru PAI, Perkuat Peran Pendidikan Karakter di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2025 12 17 23 39 13 42 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Buntok,SampurnaNews.com – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan agama terus ditunjukkan DPD Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAII) Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Melalui Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam jenjang SD, SMP, SMA/SMK Tahun 2025, para guru PAI diasah agar semakin profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Rabu (17/12/2025), diikuti puluhan guru PAI dari berbagai satuan pendidikan di Barito Selatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, melalui Kasi Pendidikan Islam (Pendis) M. Irfan, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa guru PAI memegang peranan strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

“Guru PAI tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada peserta didik. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan agar pembelajaran tetap relevan dan bermakna,” ujarnya.

Ia mengapresiasi peran AGPAII Barsel yang konsisten mendorong peningkatan kualitas sumber daya guru, serta berharap hasil workshop dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing.

“Sinergi antara Kemenag dan organisasi profesi guru seperti AGPAII sangat penting untuk menjawab tantangan pendidikan di era digital,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Barsel, Tugimin, S.Pd., M.M, mengatakan workshop ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antar guru PAI dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan saat ini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali guru PAI dengan kompetensi pedagogik yang lebih inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi dan penguatan metode pembelajaran yang berorientasi pada karakter,” jelas Tugimin.

Menurutnya, peningkatan kualitas guru PAI diharapkan berdampak langsung pada mutu pembelajaran agama Islam di sekolah, sekaligus memperkuat peran guru sebagai teladan bagi peserta didik dan lingkungan sekitar.

“Kami berharap workshop ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberi manfaat dan perubahan positif bagi dunia pendidikan agama Islam di Barito Selatan,” pungkasnya. (IB1).