Foto: Camat Jenamas Zulkarnain Masdipura bersama Ketua TP PKK Kecamatan Jenamas saat mengunjungi Sias, warga Desa Tampulang yang menderita stroke. (Ist).
BUNTOK,SampurnaNews.com – Kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan kesehatan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Kali ini, perhatian diberikan kepada Sias, seorang warga lanjut usia (lansia) penderita stroke di Desa Tampulang, Kecamatan Jenamas.
Melalui jajaran Kecamatan Jenamas, perhatian tersebut diwujudkan dengan kunjungan langsung Camat Jenamas, Zulkarnain Masdipura, S.Sos., bersama Ketua TP PKK Kecamatan Jenamas, Siti Khadijah, S.Pd., ke kediaman Sias, Senin (2/11/2026).
Kunjungan itu bukan sekadar bentuk silaturahmi, melainkan juga upaya memastikan kondisi warga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan, terutama dalam menghadapi persoalan kesehatan.
Rombongan yang didampingi staf kecamatan, Kepala Puskesmas Jenamas serta anggota TP PKK tersebut melihat langsung kondisi Sias sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap tabah menjalani proses pengobatan.
Camat Jenamas, Zulkarnain Masdipura, mengatakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program pembangunan dan pelayanan administrasi, tetapi juga menyangkut kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup hanya diwujudkan melalui program pembangunan dan pelayanan administrasi, tetapi juga harus ditunjukkan melalui tindakan nyata dan kehadiran langsung,” ujarnya kepada awak media, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, kondisi Sias memerlukan penanganan medis lebih lanjut. Setelah menjalani observasi di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Jenamas sejak pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB, pasien kemudian dipersiapkan untuk dirujuk ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok.
Menurutnya, proses rujukan pasien dari Desa Tampulang menuju rumah sakit di Buntok bukan perjalanan yang mudah. Pasien harus menempuh perjalanan melalui jalur sungai menggunakan speed boat menuju Danau Panggang, kemudian melanjutkan perjalanan darat menggunakan mobil menuju Buntok.
“Persiapan harus dilakukan agar kondisi kesehatan pasien tetap baik saat menjalani rujukan. Perjalanan dari Desa Tampulang ke Puskesmas Jenamas, kemudian menggunakan speed boat menuju Danau Panggang dan dilanjutkan dengan mobil ke RSUD Jaraga Sasameh, seluruh rangkaian perjalanan memakan waktu lebih dari enam jam. Tentu ini cukup melelahkan bagi pasien,” jelas Zulkarnain.
Ia menambahkan, setelah pasien mendapatkan penanganan di RSUD Jaraga Sasameh, pihak kecamatan akan terus mengikuti perkembangan kondisi Sias serta berkoordinasi sesuai arahan tim medis rumah sakit.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Jenamas, Siti Khadijah, menekankan pentingnya menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada para lansia dan warga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.
“Kita berharap perhatian dan dukungan seperti ini terus tumbuh, baik dari pemerintah maupun lingkungan masyarakat, sehingga tidak ada warga yang merasa sendiri ketika menghadapi masa-masa sulit,” ungkapnya.
Kepedulian terhadap Sias menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan besar. Perhatian, pendampingan, serta upaya membantu warga memperoleh akses pelayanan kesehatan juga merupakan bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Jenamas bersama TP PKK berharap semangat kebersamaan dan budaya saling membantu terus terpelihara, sehingga masyarakat yang membutuhkan pertolongan tidak dibiarkan menghadapi kesulitan seorang diri.(IB1)







