DPRD Barsel

DPRD Barsel Dorong Setiap Kecamatan Miliki Armada Pemadam Kebakaran

Sampurna News
16
×

DPRD Barsel Dorong Setiap Kecamatan Miliki Armada Pemadam Kebakaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20260903 085410
Oplus_0

Foto: H.Raden Sudarto.SH Anggota DPRD Barsel

BUNTOK, SampurnaNews.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), H. Raden Sudarto, SH, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel memperkuat sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran. Ia berharap pada 2027 mendatang setiap kecamatan memiliki armada pemadam kebakaran, baik mobil tangki maupun kapal pemadam.

Menurutnya, ketersediaan armada di setiap wilayah sangat penting untuk mempercepat penanganan kebakaran, baik yang terjadi di kawasan permukiman maupun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang saat ini masih menjadi ancaman.

“Selain diadakannya mobil tangki pemadam maupun kapal pemadam di setiap kecamatan, kita juga berharap setiap desa memiliki mesin pompa portabel yang bisa dibawa ke mana-mana untuk memadamkan api,” kata H. Raden Sudarto kepada awak media, Kamis (3/9/2026).

Politisi PDI Perjuangan Barsel yang akrab disapa H. Alex ini juga meminta agar seluruh peralatan pemadam kebakaran milik pemerintah daerah, baik yang berada di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan maupun di organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, segera diperiksa dan diperbaiki apabila mengalami kerusakan.

Ia menilai, keberadaan petugas pemadam saja tidak cukup apabila tidak didukung peralatan yang memadai dan siap digunakan ketika terjadi bencana.
“Kita tidak ingin bila terjadi kebakaran, meskipun banyak petugas yang datang, namun tidak berdaya akibat alat-alat yang dimiliki rusak dan hanya bisa jadi penonton,” tegasnya.

H. Alex menambahkan, pengadaan armada baru maupun perbaikan peralatan pemadam yang rusak harus menjadi salah satu skala prioritas dalam perencanaan anggaran daerah.

Menurutnya, kegiatan yang tidak mendesak sebaiknya dapat ditunda atau dievaluasi agar anggaran dapat diarahkan untuk kebutuhan yang benar-benar berkaitan dengan keselamatan masyarakat.

“Pengadaan pemadam kebakaran maupun perbaikan peralatan pemadam harus menjadi skala prioritas. Untuk kegiatan lainnya yang tidak mendesak, singkirkan saja atau ditunda,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara. Kondisi kemarau yang menyebabkan warga kesulitan memperoleh sumber air, ditambah keterbatasan peralatan pemadam, membuat penanganan kebakaran menjadi lebih sulit.

“Seperti kebakaran yang baru-baru ini terjadi di Kelurahan Pendang, Kecamatan Dusun Utara. Karena peralatan untuk pemadam kurang, ditambah lagi musim kemarau yang membuat warga kesulitan mendapatkan air, ada beberapa rumah yang terbakar. Seandainya peralatan pemadam memadai, semestinya tidak sampai seperti itu,” pungkasnya.(IB1).