DPRD Barsel

Farid Yusran Imbau Warga Gunakan Masker, Minta Pencairan BTT Karhutla Tak Dipersulit

Sampurna News
25
×

Farid Yusran Imbau Warga Gunakan Masker, Minta Pencairan BTT Karhutla Tak Dipersulit

Sebarkan artikel ini
IMG 20260923 211936 scaled
Oplus_0

Foto : Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Ir. HM Farid Yusran, MM. (ist).

BUNTOK, SampurnaNews.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Ir. HM Farid Yusran, MM, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul kondisi udara di wilayah Barsel yang semakin memprihatinkan akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Kondisi udara kita saat ini cukup memprihatinkan. Karena itu, saya mengimbau masyarakat agar menggunakan masker apabila keluar rumah, terutama untuk melindungi kesehatan dari dampak asap Karhutla,” kata Farid kepada awak media, Rabu (23/9/2026).

Selain mengimbau masyarakat, Farid juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan relawan yang berada di garis terdepan dalam penanganan Karhutla di Barsel.

Menurutnya, BPBD, TNI dan Polri, Manggala Agni, Manggala Agni Daerah Operasi (Mada Ops), Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan serta berbagai pihak lainnya telah bekerja keras setiap hari untuk melakukan pemadaman dan penanganan Karhutla.

“Kita tentu mengapresiasi seluruh pihak yang setiap hari berjibaku di lapangan. Mereka bekerja dalam kondisi yang tidak mudah untuk mengendalikan dan memadamkan Karhutla,” ujarnya.

Di sisi lain, Farid meminta agar proses pencairan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang diperuntukkan bagi penanganan Karhutla tidak dipersulit. Menurutnya, dukungan anggaran sangat diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.

“Bila memang BTT diperuntukkan untuk mengatasi Karhutla, lebih baik secepatnya dicairkan dengan tetap berpedoman pada prinsip dan syarat pencairan anggaran, agar di kemudian hari tidak menjadi masalah,” tegasnya.

Ia menilai, percepatan dukungan anggaran penting mengingat Karhutla masih menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan bersama dan berkelanjutan.

“Kita  berharap semua  pihak terkait dapat memperkuat koordinasi, sehingga upaya pemadaman, pencegahan meluasnya Karhutla serta perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap dapat berjalan lebih optimal,” tutupnya. (IB1).