Barito Selatan

Kapolres dan Wabup Barsel Turun Langsung Padamkan Karhutla di Jalan Letter S

Sampurna News
10
×

Kapolres dan Wabup Barsel Turun Langsung Padamkan Karhutla di Jalan Letter S

Sebarkan artikel ini
IMG 20260822 WA0102 scaled

Buntok – Personel siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polres Barito Selatan (Barsel ) bergerak cepat menindaklanjuti laporan pantauan satelit terkait munculnya titik panas (hotspot) di wilayah Masimpun, Desa Kalahien, atau yang lebih dikenal dengan Jalan “Letter S”, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Sabtu (22/8/2026).

Mendapat informasi tersebut, personel piket siaga Karhutla yang terdiri dari personel Satsamapta dan Polsek Dusun Selatan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus
penanganan awal agar api tidak meluas.

Dalam upaya pemadaman, personel Polres Barsel bersinergi dengan unsur TNI, BPBD, Damkar, Satpol PP, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kalahien.

Setibanya di lokasi, seluruh unsur yang terlibat langsung melakukan koordinasi dan pemadaman secara terpadu. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain, terlebih kondisi lahan yang rawan terbakar.

Proses pemadaman tidak mudah karena lokasi kebakaran berada di kawasan dengan kondisi tanah gambut. Api yang membakar lahan gambut membutuhkan penanganan ekstra karena titik api dapat muncul kembali di bawah permukaan tanah.

Melihat kondisi tersebut, Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Barsel, turut turun langsung ke lokasi. Perjalanan dari Buntok menuju lokasi memerlukan waktu sekitar 30 menit.

Kapolres bersama Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha, S.T., M.T., dan Komandan Kodim (Dandim) 1012/Buntok Letkol Inf. Muhammad Edi, S.I.P., kemudian meninjau langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan proses pemadaman berjalan optimal.

Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

Kapolres Barsel mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering dan rawan terjadinya Karhutla.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin dan tidak meluas,” imbaunya.

Polres Barsel juga menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas. (IB1).