Foto: Pemimpin Perum Bulog Cabang Barsel, Fariz Jaya Permana
BUNTOK, SampurnaNews.com – Ketersediaan beras premium di gudang Perum Bulog Cabang Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Desember 2026.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Barsel, Fariz Jaya Permana, mengatakan saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 545 ton.
“Stok beras akan mendapat tambahan dari Jawa Timur. Saat ini masih dalam perjalanan dan sebagian sudah tiba di Banjarmasin,” kata Fariz kepada awak media, Sabtu (12/9/2026).
Dengan tambahan tersebut, total stok beras Bulog Barsel diperkirakan mencapai 800 ton. Menurutnya, jumlah itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Barsel dan Barito Timur hingga akhir tahun.
Sementara itu, penyaluran beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berkisar 130–150 ton per bulan.
Fariz mengatakan, apabila stok mulai menipis pada Oktober atau November, Bulog Barsel akan mengajukan tambahan pasokan dari Kapuas dan Sampit.
“Kita akan mengajukan tambahan dari Kapuas dan Sampit apabila stok kurang, karena dua wilayah tersebut merupakan sentra produksi dan stoknya cukup berlebih,” jelasnya.
Selain beras, Bulog Barsel juga menyediakan sejumlah komoditas pangan lainnya. Saat ini tersedia 200 kilogram daging sapi beku dengan harga Rp120 ribu per kilogram serta 60 ribu liter minyak goreng.
“Ketersediaan komoditas ini juga menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan di masyarakat,” pungkasnya. (IB1)







