Barito Selatan

Festival Daren Kanderang Tingang, Ruang Pelestarian Budaya di Dusun Hilir

Sampurna News
8
×

Festival Daren Kanderang Tingang, Ruang Pelestarian Budaya di Dusun Hilir

Sebarkan artikel ini
IMG 20260420 145710
Oplus_131072

Foto: Suasana kegiatan Festival Daren Kanderang Tingang di kecamatan Dusun Hilir.

Mangkatip,Sampurnanews – Suasana berbeda terlihat di Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir. Masyarakat berkumpul di tepian Sungai Barito untuk menyaksikan pembukaan Festival Budaya Daren Kanderang Tingang, Sabtu (18/4).

Festival ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan sekaligus melestarikan budaya lokal, khususnya kerajinan anyaman rotan dan berbagai tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.

IMG 20260420 145730
Oplus_131072

Beragam kegiatan digelar selama festival berlangsung, mulai dari pameran anyaman, workshop menganyam yang melibatkan pelajar dan pemuda, hingga lomba tradisional.

Seperti Lawang Sekepeng (pencak silat), Besei Kambe (adu mendayung), menyumpit, mengaruhi atau menangkap ikan dengan tangan kosong, lomba fotografi hingga fashion show.

Peserta dari berbagai daerah turut meramaikan. Tidak hanya dari Dusun Hilir, sejumlah daerah lain seperti Jenamas, Buntok, Palangkaraya, Pulang Pisau, Tabalong, Balangan, hingga Banjarmasin datang bermalam menikmati festival budaya yang berlangsung dua hari.

IMG 20260420 145641
Oplus_131072

Pelaksana Tugas Camat Dusun Hilir, Hidayat, mengatakan festival ini menjadi salah satu upaya menjaga identitas budaya daerah.

“Festival ini merupakan wadah pelestarian budaya lokal, khususnya kerajinan anyaman dan lomba tradisional yang menjadi ciri khas masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk PT Adaro Indonesia dan PT BUMA.

“Sinergi positif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat mendorong pelestarian budaya serta peningkatan kesejahteraan UMKM di Dusun Hilir,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Bupati Barito Selatan yang diwakili Asisten III Sekda, Eko Hermansyah. Menurutnya, Festival Budaya Daren Kanderang Tingang mencerminkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya yang dimiliki.

“Pemerintah berharap pemuda Dusun Hilir semakin mencintai tradisi, mengenal teknik anyaman, serta bangga menggunakan produk lokal,” katanya.

Sementara itu, CSR Department Head PT Adaro Indonesia, Iwan Ridwan, menilai penyelenggaraan festival budaya menjadi ruang yang memperlihatkan keberagaman dan kebersamaan masyarakat.

“Kehadiran kita di sini menunjukkan kebhinekaan yang luar biasa. Perbedaan tidak menghalangi kita untuk menjaga warisan leluhur. Justru dari keberagaman itu, festival ini menjadi lebih hidup, seperti ragam motif dalam anyaman khas daerah,” ujarnya. (IB1).