Barito Selatan

Kapolres Barsel Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Desa Bantai Bambure

Sampurna News
8
×

Kapolres Barsel Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Desa Bantai Bambure

Sebarkan artikel ini
IMG 20260820 WA0093

Foto : Kapolres Barsel saat Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Desa Bantai Bambure (ist)

Buntok, SampurnaNews.com – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Barito Selatan (Barsel), dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Bantai Bambure, Kecamatan Dusun Utara Barsel.

Kebakaran yang terdeteksi di wilayah tersebut dilaporkan pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel siaga Karhutla dari Satsamapta Polres Barsel bersama Polsek Dusun Utara langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Upaya pemadaman melibatkan personel Kodim 1012/Buntok, BPBD, Damkar, Satpol PP, BMKG, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Bantai Bambure.

Setibanya di lokasi, seluruh unsur terkait melakukan koordinasi dan pemadaman secara terpadu guna mencegah api semakin meluas. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala lantaran kondisi medan yang sulit dijangkau sarana dan prasarana pemadam, ditambah kobaran api yang cepat merambat.

Melihat kondisi tersebut, Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H. bersama Wakapolres Kompol M. Fadholin, S.H., Kabagops AKP Afif Hasan, S.H., M.M., dan Kapolsek Dusun Utara Ipda Edisono turun langsung ke lokasi.

Kapolres bersama rombongan menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Mapolres Barsel untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan maksimal. Polres Barsel juga menambah kekuatan personel bantuan atau BKO untuk mempercepat proses pemadaman.

Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 12 hektare. Setelah berjibaku selama berjam-jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Polres Barito Selatan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya Karhutla.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan mencegah kebakaran meluas.(IB1).