Foto: Kapolres Barsel saat berada dilokasi Karhutla di sekitar Dusun Masimpun jalan Pelangkaraya – Buntok (is).
BUNTOK, SampurnaNews.com –Guna mendukung Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan (Barsel) masih mendalami dugaan keterlibatan korporasi dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.
Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, saat ini terdapat satu korporasi yang masih dalam tahap penyelidikan.
“Ada satu (korporasi) yang masih kita lidik,” ungkap Eko kepada Kantamedia.com di Buntok, Minggu (13/9/2026).
Menurutnya, penanganan perkara karhutla yang melibatkan korporasi menjadi kewenangan Polda Kalimantan Tengah. Polres Barsel dalam hal ini hanya memberikan dukungan teknis di lapangan, sementara penyidikan terhadap pelaku perorangan ditangani oleh Polres.
“Untuk korporasi ditangani oleh Polda Kalteng. Untuk kita (Polres) menangani kasus karhutla yang perseorangan. Jadi sudah dibagi, kami hanya membackup,” jelasnya.
Eko belum mengungkap identitas korporasi yang sedang diselidiki. Dalam prosesnya, penyidik juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan ATR/BPN, untuk melengkapi data serta memastikan bukti di lapangan.
Selain dugaan keterlibatan korporasi, Polres Barsel juga masih memproses kasus karhutla dengan pelaku perorangan. Satu orang sebelumnya telah diamankan dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Masih lidik. Ada satu orang yang kemarin diamankan. Jika memang nanti hasil penyelidikan sudah lengkap, kami akan lakukan gelar perkara dan berlanjut ke tahap berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Barsel Agus In’yulius mengapresiasi sinergi kepolisian, TNI, relawan dan berbagai pihak dalam penanganan karhutla.
Ia menyebut dukungan personel dan peralatan sangat membantu upaya pemadaman di sejumlah lokasi. Bahkan, Kapolres Barsel turut turun langsung membantu pemadaman.
Agus mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor apabila menemukan titik api maupun dugaan pembakaran yang disengaja.
“Kami mengimbau kepada semua pihak agar jangan membakar lahan dan segera melaporkan jika mengetahui ada kebakaran lahan, terlebih jika mengetahui ada yang sengaja membakar,” pungkasnya. (IB1)







