Barito Selatan

Kapolres Barsel Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla dan Kekeringan Ektrim

Sampurna News
18
×

Kapolres Barsel Tegaskan Komitmen Penanganan Karhutla dan Kekeringan Ektrim

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 10 02 09 31 13 49 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Foto: Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H

BUNTOK, Sampurnanews.com– Polres Barito Selatan menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta kekeringan ekstrem di wilayah Kabupaten Barito Selatan.

Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan Pencegahan, Deteksi dini, Kecepatan respons, Kesiapsiagaan sarana prasarana, serta Penegakan Hukum.

Menurut Kapolres, penguatan sinergi hingga tingkat desa menjadi sangat penting.

> “Perkuat sinergi 3 Pilar sampai tingkat desa, yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Pemerintah Desa. Informasi sekecil apa pun terkait potensi kebakaran harus segera dilaporkan dan ditangani.”

Fokus Wilayah Gambut dan Titik Rawan

Kapolres juga menekankan perlunya perhatian khusus terhadap wilayah gambut dan titik-titik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Penanganan api di lahan gambut membutuhkan strategi berbeda karena api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan. Oleh karena itu Embung, Sumber air, Pompa, Selang, Kendaraan dan Sarana pendukung lainnya harus dipastikan dalam kondisi siap digunakan.

Selain pemadaman, patroli dan edukasi masyarakat juga terus diperkuat.

> “Kita tidak hanya memadamkan api, tetapi juga mencegah masyarakat melakukan pembakaran lahan. Pendekatan persuasif tetap kita kedepankan, namun apabila ditemukan unsur kesengajaan dan memenuhi unsur pidana, akan dilakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Saat ini, Polres Barito Selatan telah menangani 2 LP terkait Karhutla.

Kapolres menegaskan bahwa proses Penegakan Hukum dilakukan berdasarkan Fakta dan Alat Bukti serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak ada toleransi terhadap pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara melawan hukum. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.”

Kesiapan Personel dan Sarpras

Lebih lanjut, Kapolres meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana.

> “Jangan sampai kita memiliki personel tetapi tidak memiliki peralatan, atau memiliki peralatan tetapi tidak siap digunakan.”

Untuk itu, pemeriksaan personel, pompa, selang, kendaraan, sumber air, alat komunikasi dan sarana pendukung lainnya harus dilakukan secara berkala.

Antisipasi Dampak Kekeringan Ekstrem

Selain Karhutla, Polres Barsel juga memberikan perhatian terhadap dampak kekeringan ekstrem, khususnya terhadap kebutuhan air bersih dan kesehatan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons terhadap kondisi tersebut, Polres Barsel bersama Polsek jajaran telah menyalurkan sekitar 70.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dan Bhakti Kesehatan, antara lain Desa Makatir, Desa Lehai, Dusun Pinungku dan Dusun Simpang Telo, Kecamatan Dusun Hilir.

Kapolres menegaskan bahwa penanganan kekeringan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, pemerintah desa, relawan dan masyarakat.

Empat Prinsip Penanganan

Kapolres Barito Selatan menekankan empat prinsip yang harus menjadi pedoman seluruh jajaran:

1. DETEKSI CEPAT
Pantau hotspot, informasi masyarakat dan titik rawan serta segera lakukan verifikasi.

2. BERGERAK CEPAT
Aktifkan 3 Pilar dan unsur terkait untuk melakukan respons awal.

3. PADAMKAN CEPAT
Kerahkan personel dan sarana prasarana terdekat dengan tetap mengutamakan keselamatan.

4. CEGAH AGAR TIDAK TERULANG
Perkuat patroli, edukasi, pemantauan pascapemadaman dan penegakan hukum.

“Intinya, kita harus bekerja dengan prinsip: deteksi cepat, bergerak cepat, padamkan cepat, dan cegah agar tidak terulang.” tutupnya. (IB1).