Pemkab Barsel

Atasi Karhutla, Bupati Barsel Minta Perusahaan Swasta Beri Dukungan

Sampurna News
4
×

Atasi Karhutla, Bupati Barsel Minta Perusahaan Swasta Beri Dukungan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260905 141425 scaled
Oplus_0

Foto : Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel Agus In’yuliusBuntok, SampurnaNews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah setempat untuk terlibat aktif dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dukungan perusahaan dinilai penting, terutama dalam penyediaan armada water tank, alat berat, serta personel lapangan untuk memperkuat operasi pemadaman yang dilakukan tim gabungan.

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel Agus In’yulius mengatakan, keterlibatan pihak swasta diperlukan karena petugas di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala teknis dalam menangani titik-titik kebakaran.

Tim Satgas Terpadu Penanggulangan Karhutla yang melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP dan Masyarakat Peduli Api (MPA) menghadapi tantangan berupa keterbatasan armada tangki air, minimnya sumber air di lokasi kebakaran serta sulitnya akses menuju sejumlah titik api.

“Untuk mendukung mempercepat penanganan dan mencegah meluasnya karhutla ini, diperlukan sinergi dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Barito Selatan,” tegas Agus di Buntok, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, Bupati Barsel telah menyampaikan surat resmi kepada sejumlah perusahaan swasta sejak akhir Agustus 2026. Surat tersebut berisi permintaan agar korporasi turut memberikan dukungan nyata dalam operasi penanganan karhutla.

“Kami mengharapkan agar perusahaan-perusahaan swasta ini dapat membantu mengerahkan mobil water tank (truk tangki air) milik perusahaan untuk membantu operasi pemadaman api di lokasi-lokasi kebakaran,” kata Agus.

Selain armada tangki air, perusahaan juga diminta mengerahkan alat berat, seperti ekskavator maupun buldoser. Alat tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat sekat bakar (fire break) sekaligus membuka akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau petugas.

Pemkab Barsel juga meminta perusahaan menyiapkan personel lapangan yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu dan bekerja di bawah koordinasi BPBD Barsel.

“Dukungan dari perusahaan swasta ini sangat berarti dalam mempercepat pemadaman api, mencegah meluasnya kebakaran, serta melindungi masyarakat dari dampak asap dan kerugian akibat karhutla. Kami berharap perusahaan dapat bekerja sama dan berkoordinasi lebih lanjut,” lanjutnya.

Adapun sejumlah PBS yang diminta turut mendukung penanganan karhutla tersebut di antaranya PT Multi Tambangjaya Utama, PT Batubara Dua Ribu Abadi, PT Marunda Graha Mineral, PT Asmin Bara Bronang, PT Victor Dua Tiga Mega, PT Cahaya Unggul Prima dan PT Bahtera Alam Tamiang.

Permintaan dukungan tersebut juga mencakup seluruh kontraktor yang berada di bawah naungan perusahaan-perusahaan tersebut.

Pemkab Barsel berharap sinergi pemerintah, aparat, masyarakat dan dunia usaha dapat memperkuat upaya penanggulangan karhutla, sehingga kebakaran tidak semakin meluas dan dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat ditekan. (IB1).