Foto : Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), DR. H. Lisawanto, SE., MAP
Buntok, SampurnaNews.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), DR. H. Lisawanto, SE., MAP, mendorong Pemerintah Daerah melalui SOPD terkait segera memperkuat regulasi dan infrastruktur pendukung kawasan industri yang telah ditetapkan di wilayah Barsel.
Menurut Lisawanto, sejumlah kawasan seperti Jelapat, Desa Danau Sadar, Kecamatan Dusun Selatan, serta kawasan potensial lainnya harus dipersiapkan secara serius agar mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat bersama SOPD mitra kerja Komisi II DPRD Barsel, Selasa (18/8/2026).
Ia menilai, penetapan kawasan industri tidak cukup hanya melalui regulasi. Pemerintah daerah juga harus memastikan kesiapan infrastruktur dasar sehingga kawasan tersebut benar-benar menarik bagi investor dan mampu mendukung aktivitas pelaku usaha.
“Kalau kawasan industri sudah ditetapkan, tentu harus dibarengi dengan regulasi yang jelas dan infrastruktur yang memadai. Jangan sampai kawasan tersebut hanya sebatas penetapan di atas kertas,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra Barsel itu mengatakan, kesiapan kawasan industri menjadi salah satu kunci dalam menarik investasi sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan peluang usaha bagi masyarakat lokal.
Karena itu, ia meminta SOPD terkait menyusun perencanaan secara terpadu, termasuk pembangunan akses jalan, jaringan listrik, air bersih serta berbagai fasilitas penunjang lainnya sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing kawasan.
“Kita ingin kawasan industri ini benar-benar hidup dan memberikan dampak ekonomi. Selain membuka lapangan pekerjaan, aktivitas usaha yang berkembang nantinya juga diharapkan dapat meningkatkan PAD Barsel,” katanya.
Lisawanto menegaskan, pengembangan industri di daerah harus memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Ia tidak ingin investasi berkembang, tetapi masyarakat sekitar hanya menjadi penonton sementara potensi penerimaan daerah tidak dapat dioptimalkan.
“Jangan sampai ada investasi atau kegiatan industri, tetapi masyarakat tidak menikmati hasilnya dan PAD juga tidak masuk ke daerah. Ini yang harus kita pikirkan sejak awal,” tegasnya.
Menurutnya, pengembangan kawasan industri juga harus disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah. Selain aspek ekonomi, pemerintah perlu memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kepentingan masyarakat yang berada di sekitar kawasan.
Ia berharap pemerintah daerah bersama DPRD terus memperkuat sinergi dalam mempercepat penataan dan pembangunan kawasan industri. Dengan perencanaan yang matang, kata dia, potensi ekonomi Barsel dapat dikelola secara optimal sehingga investasi yang masuk benar-benar memberikan nilai tambah bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat. (IB1).







