DPRD Barsel

Ketua DPRD Barsel Soroti Ketergantungan Subsidi, Kinerja Perumdam Tirta Barito Diminta Dievaluasi

Sampurna News
12
×

Ketua DPRD Barsel Soroti Ketergantungan Subsidi, Kinerja Perumdam Tirta Barito Diminta Dievaluasi

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 08 11 15 27 56 19 439a3fec0400f8974d35eed09a31f914

Foto : Ketua DPRD Barsel Ir HM. Farid Yusran.MM

BUNTOK, SampurnaNews.com – Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Ir HM Farid Yusran, meminta Pemerintah Kabupaten Barsel melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja manajemen Perumdam Tirta Barito Buntok.

Sorotan tersebut disampaikan Farid dalam rapat kerja Badan Anggaran DPRD Barsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (11/8/2026).

Ia menilai ketergantungan perusahaan daerah terhadap dukungan anggaran pemerintah harus menjadi perhatian serius.

“Saya menyarankan kepada eksekutif agar mengevaluasi kinerja PDAM ini. Karena beberapa tahun ini kok minta subsidi terus,” kata Farid.

Menurutnya, Perumdam sebagai badan usaha milik daerah semestinya mampu mengoptimalkan pengelolaan usaha dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, kondisi yang terjadi justru dinilai berbanding terbalik. Pemerintah daerah masih harus mengalokasikan anggaran untuk menopang operasional perusahaan tersebut.

“Ini, jangankan berkontribusi untuk PAD, justru yang terjadi malah minta anggaran terus. Terlalu banyak ‘menyusu’ atau hampir tiap tahun minta anggaran kepada pemerintah daerah,” tegasnya.

Farid mengatakan, dukungan anggaran yang telah diberikan pemerintah daerah seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kemampuan Perumdam dalam mengelola bisnis dan meningkatkan pendapatan.

Ia juga mendorong agar Perumdam mampu menerapkan pola pengelolaan yang lebih mandiri sebagaimana prinsip fleksibilitas pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai penyedia layanan air bersih kepada masyarakat.

“Seharusnya dengan anggaran yang sudah dikucurkan, mereka bisa mengelola. Istilahnya, cari uang sendiri untuk keuntungan sendiri,” ujarnya.

Terpisah, Pj Sekretaris Daerah Barsel, Dr. Ita Minarni, ST, MT, membenarkan bahwa pemerintah daerah sepakat melakukan evaluasi terhadap Perumdam Tirta Barito.
Ita menjelaskan, pada APBD murni 2026, pemerintah daerah sebelumnya mengalokasikan subsidi sekitar Rp2,5 miliar untuk perusahaan daerah tersebut.

“Pada APBD Perubahan ini kita akan kurangi subsidi tersebut,” kata Ita.

Menurutnya, pengurangan subsidi tersebut diikuti dengan dorongan kepada jajaran manajemen Perumdam untuk melakukan inovasi dan berbagai terobosan guna meningkatkan pendapatan perusahaan.

Pemkab Barsel juga telah menerima rencana dari manajemen Perumdam terkait strategi peningkatan pendapatan, salah satunya melalui penyesuaian tarif bagi kelompok pelanggan tertentu.

“Kemarin pihak manajemen PDAM telah menyampaikan rencana dan formulasi untuk menaikkan tarif pada klasifikasi pelanggan tertentu, seperti tarif pelanggan perkantoran dan lain-lain. Sehingga nantinya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan,” jelasnya.

Pemerintah daerah berharap langkah evaluasi, efisiensi subsidi, serta peningkatan pendapatan tersebut dapat mendorong Perumdam Tirta Barito menjadi perusahaan daerah yang lebih sehat, profesional, dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap APBD. (IB1)