Foto: Kondisi kabut asap yang sangat pekat membuat jarak pandang terbatas di kota Buntok.(ist).
Buntok, SampurnaNews.com – Kabut asap tebal dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menyelimuti Kota Buntok dan sekitarnya, Kamis (8/10/2026). Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang terbatas, bahkan diperkirakan hanya maksimal sekitar 50 meter.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Selatan, Joni Priawan, SP., M.Si., mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di tengah kondisi kabut asap.
Ia meminta pengendara menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan serta menyalakan lampu kendaraan meskipun berkendara pada siang hari.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar berhati-hati karena jarak pandang sangat terbatas akibat kabut asap. Gunakan masker dan nyalakan lampu kendaraan, meskipun siang hari, agar keberadaan kendaraan dapat terlihat oleh pengguna jalan lainnya,” imbau Joni.
Ia menjelaskan, buruknya kondisi udara terlihat dari tebalnya asap yang menyelimuti sejumlah wilayah sehingga jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas. Kondisi ini tentunya meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila masyarakat tidak berhati-hati.
Selain mengganggu jarak pandang, kualitas udara di Kota Buntok juga menunjukkan kondisi yang sangat buruk. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Kamis (8/10/2026) pagi hingga siang, kandungan partikulat PM10 tercatat mencapai 975, sedangkan PM2,5 berada di angka 660.
“Dengan kondisi seperti ini, kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara dengan kecepatan tinggi. Kurangi kecepatan, jaga jarak aman dan perhatikan kendaraan di depan maupun dari arah berlawanan,” katanya.
Joni menambahkan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama. Pengendara juga diminta tidak menyalip apabila jarak pandang tidak memungkinkan serta segera mencari tempat yang aman apabila kondisi asap semakin tebal.
“Kita berharap kondisi ini segera membaik. Namun selama kabut asap masih tebal, masyarakat harus lebih waspada dan mengutamakan keselamatan,” pungkasnya. (IB1).







