Barito Selatan

Kapolres Barsel Pimpin Pendinginan Lahan Gambut di Madara dan Kalahien, Cegah Karhutla Kembali Meluas

Sampurna News
10
×

Kapolres Barsel Pimpin Pendinginan Lahan Gambut di Madara dan Kalahien, Cegah Karhutla Kembali Meluas

Sebarkan artikel ini
IMG 20261010 WA0097 scaled

Foto :Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto, S.I.K., saat pimpin pendinginan lahan gambut di Madara dan Kalahien,Sabtu (10/10/2026). (Ist).

BUNTOK, SampurnaNews.com – Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas, Kapolres Barito Selatan (Barsel) AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., kembali memimpin langsung pengecekan titik panas, pemadaman lanjutan, dan pendinginan lahan gambut di Desa Madara dan Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dilakukan menyusul kebakaran lahan di kawasan yang sama pada hari sebelumnya. Meski api telah berhasil dikendalikan, upaya penanganan tetap dilanjutkan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Pengecekan titik panas (ground check hotspot), pemadaman, dan pendinginan menjadi fokus utama kami. Langkah ini penting untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman dan mencegah api kembali menyala,” kata AKBP Eko Mardianto kepada awak media di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, lahan gambut memiliki risiko khusus karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah meskipun api di permukaan sudah tidak terlihat. Kondisi tersebut membuat proses pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh dan disertai pemantauan berkelanjutan.

“Walaupun api sudah berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan penyisiran dan pendinginan untuk mengantisipasi bara yang masih tersimpan di dalam tanah,” tegasnya.
IMG 20261010 WA0087 scaled
Pengecekan titik panas dilakukan dengan mengacu pada informasi aplikasi Sipongi. Setelah memastikan lokasi terdampak, tim gabungan langsung melakukan penyiraman dan pendinginan di sejumlah area yang sebelumnya terbakar.

Penanganan karhutla ini melibatkan personel Polres Barsel, Polsek Dusun Selatan, Camat Dusun Selatan, BPBD, Satpol PP, Kodim 1012 Buntok, Dinas Kesehatan, Tim Posko Kecamatan, serta personel bantuan dari PT KBP.

Untuk mendukung operasi di lapangan, petugas mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya mesin pompa air, selang, nozzle, dan mobil Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Barsel. Dukungan tambahan berupa truk logistik, mobil double cabin dengan tangki air, serta truk tangki air dari PT KBP juga digunakan dalam penanganan tersebut.

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan memadamkan api tidak serta-merta mengakhiri penanganan karhutla. Terlebih, karakteristik lahan gambut memungkinkan api kembali muncul apabila masih terdapat bara yang belum sepenuhnya padam.

Karena itu, tim gabungan turut memanfaatkan drone untuk memantau kondisi kawasan terdampak sekaligus memastikan tidak ada titik api yang luput dari pemeriksaan.

Hingga kegiatan berakhir, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, pemantauan dan pendinginan tetap menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kebakaran berulang.
Screenshot 2026 10 10 23 00 14 39 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7
Setelah kegiatan lapangan, personel gabungan juga melakukan konsolidasi untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi dan memastikan koordinasi antarinstansi berjalan dengan baik.

Kapolres menekankan, penanganan karhutla membutuhkan respons cepat, kesiapsiagaan personel, serta sinergi seluruh pihak. Tidak hanya berfokus pada pemadaman, upaya pencegahan kebakaran susulan harus menjadi perhatian agar api tidak kembali meluas dan menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Kerja sama seluruh unsur sangat penting dalam penanganan karhutla. Kami berupaya memastikan api benar-benar padam sehingga risiko kebakaran kembali terjadi dapat ditekan,” tutupnya. (IB1)