Foto: Pahmi Mintaraga, S.Hut, Kepala Bidang e-Government Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Pemkab Barsel
BUNTOK, SampurnaNews.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui inovasi PAKDE ARSAN (Penyusunan Grand Desain Arsitektur SPBE Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
Inovasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.
Inovasi tersebut digagas oleh Pahmi Mintaraga, S.Hut, Kepala Bidang e-Government Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Barito Selatan. PAKDE ARSAN hadir sebagai solusi atas tantangan pembangunan pemerintahan digital yang sebelumnya masih berjalan secara terpisah di masing-masing perangkat daerah.
Pahmi Mintaraga menjelaskan, melalui penyusunan Grand Desain Arsitektur SPBE, seluruh proses transformasi digital kini memiliki arah yang jelas dan terencana. Berbagai aspek, mulai dari proses bisnis, pengelolaan data dan informasi, layanan digital, aplikasi, infrastruktur teknologi, hingga keamanan informasi disusun dalam satu kerangka arsitektur yang terpadu.
“PAKDE ARSAN menjadi fondasi dalam mewujudkan pemerintahan digital yang terintegrasi sehingga pengembangan teknologi informasi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling mendukung untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Fahmi Selasa (17/03/2026).
Implementasi inovasi tersebut memberikan hasil yang signifikan. Hal itu terlihat dari peningkatan Indeks SPBE Kabupaten Barsel yang terus mengalami kenaikan setiap tahun. Pada 2022, indeks SPBE berada di angka 2,37 dengan kategori Cukup, kemudian meningkat menjadi 3,19 (Kategori Baik) pada 2023, 3,20 (Kategori Baik) pada 2024, hingga mencapai 3,67 dengan kategori Sangat Baik pada 2025.
Menurut Pahmi, capaian tersebut menjadi indikator bahwa arah pembangunan pemerintahan digital di Barsel semakin matang. Selain meningkatkan nilai evaluasi SPBE, PAKDE ARSAN juga mampu menyelaraskan kebijakan transformasi digital di seluruh organisasi perangkat daerah.
Melalui inovasi ini, integrasi layanan pemerintahan semakin baik, tata kelola data menjadi lebih berkualitas, pengembangan aplikasi dan infrastruktur digital lebih optimal, serta kolaborasi antar perangkat daerah semakin kuat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.
Ia menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada perencanaan yang komprehensif serta tata kelola yang terintegrasi.
“Dengan PAKDE ARSAN, Kabupaten Barito Selatan telah memiliki fondasi yang kokoh untuk membangun Digital Government yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, transparan, dan berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya. (IB1).







