Pemkab Barsel

Pemkab Barsel Siapkan Bantuan Bibit untuk Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Karhutla

Sampurna News
123
×

Pemkab Barsel Siapkan Bantuan Bibit untuk Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Karhutla

Sebarkan artikel ini
IMG 20260921 171230
Oplus_0

Foto : Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, saat menyerahkan secara simbolis bantuan mobil ambulance.(Ist).

BUNTOK, Sampurnanews.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mulai menyiapkan strategi pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bantuan tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027.

Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha, mengatakan pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan penanganan kebakaran dan dampak lingkungan.

Pemerintah daerah juga perlu memastikan masyarakat yang kehilangan atau terganggu sumber penghasilannya dapat kembali beraktivitas secara produktif.
“Kita sudah siapkan program untuk membantu pemulihan perekonomian masyarakat, rencananya akan kita laksanakan mulai tahun depan (2027),” ujar Khristianto kepada awak media disela sela perayaan puncak HUT Barsel di Buntok, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, program tersebut akan diarahkan kepada masyarakat berdasarkan kondisi riil di lapangan. Pendataan menjadi tahap penting agar bantuan tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan mata pencaharian masing-masing keluarga terdampak.

“Semua akan kita data secara komprehensif,” tegasnya.
Khristianto menyebut bantuan yang disiapkan antara lain berupa bibit tanaman perkebunan dan pertanian serta bibit ternak. Dengan pola tersebut, masyarakat diharapkan dapat kembali mengembangkan sumber penghasilan yang sebelumnya menjadi tumpuan ekonomi keluarga.

“Misalnya mereka yang sebelumnya berkebun sawit, kita bantu bibit sawit. Yang kebun karet kita bantu bibit karet. Demikian juga yang beternak, kita bantu bibit ternak,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendataan berbasis kepala keluarga (KK) akan menjadi salah satu dasar penyaluran bantuan. Skema tersebut diharapkan membuat intervensi pemerintah lebih tepat sasaran sekaligus memudahkan pemantauan terhadap perkembangan penerima bantuan.

Program pemulihan ekonomi ini menjadi bagian dari penanganan pascabencana karhutla di Barsel. Pemerintah daerah tidak hanya dituntut melakukan pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat kembali membangun sumber penghidupannya.

Pemkab Barsel berharap bantuan produktif tersebut tidak berhenti sebagai bantuan jangka pendek. Dengan pendataan dan penyaluran yang tepat, masyarakat diharapkan mampu kembali menjalankan usaha serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

“Melalui program penanganan pascabencana ini, kita tidak hanya memadamkan api saat karhutla terjadi, tetapi juga mengawal proses pemulihan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (IB1).