Foto: Pemimpin Perum Bulog Cabang Barsel, Fariz Jaya Permana saat memeriksa ketersediaan beras di gudang Bulog Buntok.(Ist).
BUNTOK, SampurnaNews.com – Di tengah kondisi sejumlah daerah yang mengalami gagal panen serta harga beras di pasaran yang cenderung meningkat, ketersediaan beras di gudang Perum Bulog Cabang Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, dipastikan aman hingga akhir Desember 2026.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Barsel, Fariz Jaya Permana, mengatakan stok beras yang tersedia, khususnya beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Barsel dan Barito Timur (Bartim).
“Untuk masyarakat Barsel dan Barito Timur tidak perlu khawatir. Silakan membeli beras SPHP di Bulog maupun melalui pedagang yang telah bekerja sama dengan Bulog,” kata Fariz kepada awak media, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, saat ini ketersediaan beras yang ada di gudang Bulog Cabang Barsel mencapai sekitar 540 ton. Dengan jumlah tersebut, stok diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
Fariz menjelaskan, beras SPHP merupakan beras medium yang disediakan pemerintah melalui Perum Bulog sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga beras di tingkat masyarakat.
Beras SPHP tersebut dijual dengan harga yang relatif terjangkau, yakni sekitar Rp56.500 per kemasan 5 kilogram af gudang Bulog.
“Program SPHP ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan beras Bulog masih tersedia. Pihaknya juga terus memastikan distribusi beras SPHP berjalan agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga sesuai ketentuan.
“Kami terus menjaga ketersediaan stok dan penyalurannya supaya kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
Fariz berharap masyarakat Barsel dan Bartim tetap tenang menghadapi kondisi harga pangan yang mengalami perubahan. Bulog, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di daerah.
Dengan stok yang masih mencapai ratusan ton tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau sekaligus tidak terpengaruh oleh kenaikan harga beras di pasaran.
“Bila masyarakat ingin mendapatkan beras SPHP, bisa langsung datang ke Bulog Buntok atau ke pedagang wilayah Barsel dan Bartim yang telah bekerjasama dengan Bulog,” tutupnya. (IB1).







