Barito SelatanBlog

Likut Mandamba, Pestisida Nabati Daun Mimba untuk Kendalikan Hama Cabai

Sampurna News
47
×

Likut Mandamba, Pestisida Nabati Daun Mimba untuk Kendalikan Hama Cabai

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 08 27 14 20 54 98 c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062

Buntok, SampurnaNews.com – Cabai rawit merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi salah satu komoditas unggulan nasional maupun daerah. Selain itu, cabai rawit memiliki posisi penting dalam kebutuhan pangan masyarakat serta dikenal memiliki fluktuasi harga yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya menjaga produktivitas tanaman cabai, salah satunya melalui pengendalian hama secara efektif dan ramah lingkungan.

“Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan budidaya cabai rawit adalah serangan hama. Jika tidak dikendalikan dengan baik, serangan hama dapat menurunkan produktivitas tanaman bahkan menyebabkan gagal panen,” kata Salimeni S., M.P., selaku penggagas Inovasi, kepada awak media, Sabtu (27/1/2024).

Ia menjelaskan, salah satu hama yang kerap menyerang tanaman cabai adalah kutu kebul (Bemisia tabaci). Dalam praktiknya, sebagian petani masih mengandalkan insektisida kimia, bahkan penggunaannya terkadang dilakukan secara berlebihan.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena penggunaan insektisida kimia secara terus-menerus dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan maupun ekosistem pertanian. Karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih aman dan mudah diterapkan petani.

Salah satu alternatif tersebut adalah penggunaan pestisida nabati berbahan dasar daun mimba melalui inovasi LIKUT MANDAMBA (Pengendalian Kutu Putih dengan Pestisida Nabati Daun Mimba).

“Penggunaan insektisida nabati yang berasal dari tanaman yang mudah ditemukan dapat menjadi pilihan untuk mengurangi ketergantungan terhadap insektisida kimia,” jelasnya.

Daun mimba (Azadirachta indica) diketahui memiliki senyawa yang dapat memengaruhi perkembangan dan perilaku berbagai jenis serangga. Kandungan aktifnya dapat mengganggu proses pertumbuhan serangga, termasuk menghambat proses pergantian kulit pada serangga yang belum dewasa.

Selain itu, ekstrak daun mimba juga memiliki efek antifeedant, yakni dapat mengurangi aktivitas makan serangga. Mekanisme tersebut membuat mimba berpotensi digunakan sebagai salah satu bahan pengendalian hama secara nabati.

Melalui LIKUT MANDAMBA, pengendalian hama pada tanaman cabai rawit diarahkan untuk memanfaatkan bahan alami yang relatif mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Inovasi ini diharapkan dapat membantu petani menekan serangan hama sekaligus mengurangi penggunaan insektisida kimia.

“Penerapan pestisida nabati daun mimba juga diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan budidaya cabai rawit yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, serta tetap mampu mendukung produktivitas dan nilai ekonomi komoditas cabai bagi masyarakat,” tutupnya.(IB1).