Barito SelatanBlog

Putih Dengan Daun Sirsak, Alternatif Pestisida Ramah Lingkungan

Sampurna News
47
×

Putih Dengan Daun Sirsak, Alternatif Pestisida Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 08 27 14 31 22 82 c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062

Buntok,SampurnaNews.com – Pengendalian kutu putih menggunakan daun sirsak merupakan salah satu inovasi sederhana dan ramah lingkungan yang dapat diterapkan untuk membantu mengatasi serangan hama pada tanaman.

“Inovasi ini memanfaatkan daun sirsak (Annona muricata L.) yang diolah menjadi bahan pengendali hama alami sebagai alternatif penggunaan pestisida kimia,” kata Salimeni S., S.P., M.P. kepada awak media, Sabtu (27/1/2024).

Kutu putih merupakan salah satu hama yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dengan cara mengisap cairan pada bagian tanaman. Jika menyerang dalam jumlah banyak, hama tersebut dapat menyebabkan daun menguning, pertumbuhan tanaman terhambat hingga berpotensi menurunkan produktivitas.

Kondisi tersebut mendorong perlunya metode pengendalian yang mudah diterapkan, ekonomis, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah pemanfaatan bahan nabati dari tanaman yang mudah ditemukan di sekitar masyarakat.

Daun sirsak dipilih karena secara tradisional dikenal memiliki senyawa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pengendali hama. Pengolahannya menjadi pestisida nabati diharapkan dapat membantu petani mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.

Selain relatif mudah diperoleh, pemanfaatan daun sirsak juga dapat menjadi bagian dari penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan pestisida nabati tetap perlu dilakukan secara tepat, termasuk memperhatikan konsentrasi, cara aplikasi, serta kondisi tanaman dan serangan hama.

“Dengan inovasi ini, pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung pengendalian hama sekaligus menjaga keberlanjutan usaha pertanian,” tutupnya.(IB1).