Buntok,SampurnaNews.com – Limbah cangkang telur yang selama ini kerap dibuang begitu saja ternyata memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi bahan yang berguna bagi sektor pertanian.
Melalui pengolahan yang tepat, cangkang telur dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik sekaligus bahan biopestisida yang ramah lingkungan.
Seiring perkembangan zaman, industri makanan di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Perkembangan tersebut turut menghasilkan berbagai jenis limbah, baik organik maupun anorganik, salah satunya limbah cangkang telur yang berasal dari industri makanan, pelaku UMKM maupun rumah tangga.
“Limbah cangkang telur dapat berasal dari limbah industri berskala besar maupun berupa limbah UMKM atau limbah rumah tangga. Cangkang telur merupakan salah satu limbah rumah tangga yang jarang dipandang potensinya,” kata Theresia Novita, S.P., M.E., selaku penggagas inovasi kepada awak media, Sabtu (6/1/2024).
Menurutnya, cangkang telur umumnya hanya dibuang karena dianggap tidak memiliki nilai guna. Kondisi fisiknya yang keras dan aroma amis juga menjadi salah satu alasan limbah tersebut kurang diminati untuk diolah kembali.
Namun, apabila dimanfaatkan dengan metode yang tepat, cangkang telur memiliki kandungan mineral yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Kandungan kalsium yang cukup tinggi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber nutrisi bagi tanaman, sementara kandungan fosfor juga berpotensi memberikan manfaat dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
“Cangkang telur memiliki kandungan garam-garam dan bahan organik yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta berpotensi melindungi tanaman dari serangan hama,” jelasnya.
Salah satu bentuk pemanfaatan yang dapat dikembangkan adalah mengolah cangkang telur menjadi pupuk organik cair dan biopestisida. Pengolahan tersebut tidak hanya memberikan nilai tambah terhadap limbah rumah tangga, tetapi juga menjadi alternatif dalam mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Pemanfaatan limbah cangkang telur juga dapat menjadi langkah sederhana dalam mengurangi volume sampah organik. Dengan pengelolaan yang baik, limbah yang sebelumnya tidak bernilai dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus mendukung penerapan pertanian berkelanjutan.
“Inovasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengelola limbah rumah tangga, khususnya cangkang telur, sehingga tidak langsung dibuang dan dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pertanian,” tutupnya.(IB1).







