Foto: Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Barsel, Edi Darmadi, S.Sos., MM. Saat menerima Bingkisan dari Ketua Bayangkari Barsel. (Ist).
Buntok, SampurnaNews.com – Meskipun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mulai dapat ditanggulangi, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu munculnya sumber api.
Imbauan tersebut disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel menyusul sejumlah kejadian karhutla yang sempat merembet hingga ke kawasan permukiman warga.
Kepala BPBD Barsel Agus In Yulius melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Edi Darmadi, S.Sos., MM., mengatakan, ada beberapa rumah warga telah terdampak dan terbakar akibat karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah.
“Sejak terjadinya karhutla di daerah ini, ada beberapa rumah warga yang terbakar, untuk itu kita perlu mengingatkan,” ujar Edi kepada awak media, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca yang panas disertai angin cukup kencang dapat membuat api dengan cepat membesar dan meluas. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama bagi permukiman yang berada berdekatan dengan kawasan lahan yang rawan terbakar.
Meski demikian, Edi menyebut penanganan karhutla terus dilakukan melalui kerja sama tim gabungan, seperti Polres ,Kodim, Damkar bersama masyarakat. Kesigapan petugas di lapangan sejauh ini mampu mencegah kobaran api meluas ke permukiman lainnya.
“Memang ada beberapa pemukiman warga yang sempat terbakar, namun berkat kesigapan kita bersama tim gabungan dan warga, api bisa diantisipasi sehingga tidak menjalar ke permukiman warga lainnya,” katanya.
Untuk mencegah bertambahnya dampak dan kerugian, BPBD Barsel mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Warga juga diminta menghindari berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan sumber api, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering dan cuaca panas.
Edi juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar lingkungan mereka. Laporan sedini mungkin dinilai sangat penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api membesar dan sulit dikendalikan.
“Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian membesar dan sulit dikendalikan. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla,” pungkasnya. (IB1)







