Pemkab Barsel

Musim Kemarau, Dinas Perikanan Barsel Ingatkan Warga Waspadai Illegal Fishing

Sampurna News
0
×

Musim Kemarau, Dinas Perikanan Barsel Ingatkan Warga Waspadai Illegal Fishing

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 09 06 17 05 30 76 680d03679600f7af0b4c700c6b270fe7

Foto: Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barsel, Eka Surya Thano, SE, MM,

Buntok, SampurnaNews.com – Musim kemarau yang menyebabkan debit air di sejumlah sungai dan danau di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengalami penurunan dinilai berpotensi dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penangkapan ikan secara ilegal.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Barsel, Eka Surya Thano, SE, MM, mengatakan kondisi perairan yang menyusut membuat ikan cenderung berkumpul di bagian sungai atau danau yang masih memiliki kedalaman cukup.

Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memudahkan oknum tertentu menangkap ikan dalam jumlah besar, terlebih dengan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti setrum maupun alat tangkap berbahaya lainnya.

“Pada musim kemarau seperti sekarang ini, kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik illegal fishing. Jangan sampai kondisi air yang surut justru dimanfaatkan untuk menangkap ikan dengan cara-cara yang dapat merusak ekosistem perairan,” ujar Eka Surya Thano, Minggu (6/9/2026).

Ia menegaskan, masyarakat hendaknya tidak tergiur mendapatkan ikan dalam jumlah banyak dengan menggunakan metode penangkapan yang dilarang. Selain merusak habitat perairan, praktik tersebut juga dapat mengancam keberlangsungan populasi ikan lokal.

Eka juga mengingatkan bahwa pelaku penangkapan ikan menggunakan cara-cara yang dilarang dapat berhadapan dengan konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan, lanjut dia, Dinas Perikanan Barsel telah memiliki Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan (Pokmaswas) yang turut melakukan pengawasan di wilayah perairan.

Namun, luasnya wilayah perairan Kabupaten Barsel membuat pengawasan tidak dapat hanya mengandalkan petugas maupun Pokmaswas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi sumber daya perairan. Peran masyarakat sangat penting karena wilayah perairan kita cukup luas,” katanya.

Ia berharap masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan alat atau cara yang dilarang kepada pihak berwenang.

“Menjaga sumber daya perairan merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita lindungi habitat perairan dari praktik illegal fishing. Jika menemukan aktivitas tersebut, segera laporkan kepada pihak berwajib,” pungkasnya. (IB1).