Barito Selatan

Pantang Pulang Sebelum Padam, Kapolres Barsel Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Madara

Sampurna News
23
×

Pantang Pulang Sebelum Padam, Kapolres Barsel Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Madara

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 10 09 08 39 41 17 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817

Foto : Kapolres Barsel saat memimpin langsung Pemadaman Karhutla di Madara

BUNTOK, SampurnaNews.com – Di tengah kondisi lahan yang kering dan medan gambut yang menyulitkan, jajaran Polres Barito Selatan (Barsel) bersama tim gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kamis (8/10/2026).

Dipimpin langsung Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., upaya pemadaman dilakukan sebagai tindak lanjut laporan pemantauan satelit yang mendeteksi titik panas (hotspot) di wilayah tersebut.

Kapolres didampingi Kabagops AKP Afif Hasan dan Kapolsek Dusun Selatan Iptu Sugito, bersama personel Polres dan Polsek Dusun Selatan, turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, BPBD, KPHL, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) turut bahu-membahu melakukan pemadaman. Setibanya di lokasi, seluruh unsur langsung berkoordinasi dan menyusun langkah penanganan agar kobaran api tidak semakin meluas ke area sekitarnya.

Proses pemadaman bukan perkara mudah. Kondisi lahan yang kering membuat api cepat menjalar, sementara karakteristik tanah gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Api yang menjalar di kawasan tersebut membutuhkan penanganan ekstra agar kobaran maupun bara yang tersembunyi di dalam tanah tidak kembali memicu kebakaran.

Meski menghadapi medan yang sulit, petugas terus berupaya memadamkan api secara terpadu dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas penanganan.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengendalikan karhutla yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Selatan, terutama saat kondisi lahan mengering dan api mudah menyebar.

Polres Barsel pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran melalui layanan Call Center Polri 110.

Kecepatan laporan dan keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mendukung langkah penanganan sejak dini, sehingga kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas dan menimbulkan dampak yang semakin besar bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.(IB1)