Pemkab Barsel

CAPTEN DUNHIL, Strategi Kecamatan Dusun Hilir Naikkan Nilai Jual Kerajinan Rotan Lokal

Sampurna News
75
×

CAPTEN DUNHIL, Strategi Kecamatan Dusun Hilir Naikkan Nilai Jual Kerajinan Rotan Lokal

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 08 08 22 30 58 17 c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062

Foto: Kegiatan saat menyat kerajinan (ist).

MANGKATIP, SampurnaNews.com – Anyaman rotan bukan sekadar kerajinan tangan bagi masyarakat Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Di balik setiap helai rotan yang dianyam, tersimpan potensi ekonomi yang kini terus dikembangkan melalui inovasi merek kolektif “CAPTEN DUNHIL”.

Inovasi yang digagas Pemerintah Kecamatan Dusun Hilir tersebut menjadi salah satu upaya mendorong hilirisasi produk kerajinan lokal agar tidak berhenti sebagai komoditas masyarakat, tetapi mampu memiliki nilai tambah dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Camat Dusun Hilir, Eko Hermansyah, mengatakan CAPTEN DUNHIL hadir sebagai wadah bersama untuk membantu para pengrajin meningkatkan kualitas produk, desain, kemasan, legalitas usaha hingga pemasaran.

“Potensi yang dimiliki masyarakat, khususnya kerajinan anyaman rotan, perlu terus kita dorong agar tidak hanya menjadi produk lokal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, potensi rotan yang cukup besar di wilayah Barsel belum sepenuhnya memberikan manfaat ekonomi optimal bagi masyarakat. Salah satu kendalanya adalah keterbatasan akses pasar serta masih adanya ketergantungan pengrajin terhadap pihak perantara.

Karena itu, pengembangan merek kolektif dinilai penting untuk membangun identitas produk sekaligus meningkatkan daya saing kerajinan lokal.

“CAPTEN DUNHIL kami hadirkan untuk membantu pengrajin mengembangkan produk secara lebih terarah, tidak hanya dari sisi kualitas kerajinan, tetapi juga pengemasan, legalitas dan pemasaran,” jelasnya.
Screenshot 2026 08 08 22 31 36 72 c37d74246d9c81aa0bb824b57eaf7062
Produk anyaman rotan yang telah melalui proses kurasi selanjutnya diarahkan untuk dipromosikan melalui direktori pada website resmi Pemerintah Kecamatan Dusun Hilir yang terintegrasi dengan website Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.

Langkah tersebut diharapkan membuka akses promosi yang lebih luas dan mempertemukan produk pengrajin dengan calon konsumen maupun pasar yang lebih potensial.

Eko menambahkan, pengembangan CAPTEN DUNHIL tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita, CAPTEN DUNHIL dapat terus dikembangkan sehingga produk anyaman rotan Dusun Hilir semakin dikenal, memiliki nilai jual yang lebih baik, dan pada akhirnya dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui CAPTEN DUNHIL, Kecamatan Dusun Hilir berupaya membawa kerajinan rotan naik kelas. Produk yang selama ini lahir dari keterampilan tangan masyarakat lokal diarahkan menjadi produk bernilai ekonomi, memiliki identitas, serta tetap mempertahankan kearifan lokal Barsel. (IB1).