Pemkab Barsel

Dinkes Barsel Salurkan 900 Masker N95 Untuk Garda Terdepan Karhutla

Sampurna News
20
×

Dinkes Barsel Salurkan 900 Masker N95 Untuk Garda Terdepan Karhutla

Sebarkan artikel ini
IMG 20260914 154304 scaled
Oplus_0

Foto : Kadinkes Barsel saat menyerahkan 900 picis  masker N95 ke BPBD Barsel

BUNTOK, SampurnaNews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama RSUD Jaraga Sasameh Buntok menyalurkan 900 masker N95 untuk personel BPBD dan garda terdepan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi evaluasi dan perpanjangan status Tanggap Darurat Karhutla dan kekeringan tahap II, sekaligus instruksi Bupati Barsel agar penanganan karhutla dilakukan lebih tanggap dan responsif.

Plt Kepala Dinkes Barsel, dr. Dadang Baskoro Nugroho, mengatakan 900 masker tersebut terdiri dari 750 masker bantuan Dinkes dan 150 masker dari RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

“Ini tahap awal. Bantuan masker N95 ini untuk memastikan garda terdepan yang bertugas di lapangan mendapatkan perlindungan dari paparan asap,” kata Dadang saat penyerahan masker, Senin (14/9/2026).

Menurutnya, kebutuhan masker N95 muncul dari keluhan personel di lapangan yang belum maksimal mendapatkan perlengkapan pelindung pernapasan.

Dadang yang juga Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok menambahkan, pihaknya juga menyiapkan sekitar 150 ribu masker bedah dan N95 bagi masyarakat Barsel. Penyaluran tersebut akan direalisasikan secara bertahap sesuai rekomendasi DPRD Barsel.

“Pembagian masker kepada masyarakat akan kita intensifkan, sehingga masyarakat hingga ke pelosok Barsel bisa mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Barsel, Agus In’ Yulius, menyampaikan apresiasi kepada Dinkes dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok atas bantuan tersebut.

Ia mengatakan, dukungan masker sangat dibutuhkan karena kualitas udara di Barsel dalam beberapa hari terakhir berada pada level yang sangat tidak sehat.

“ISPU kita beberapa hari ini mencapai 700 sampai 800, sehingga sangat berbahaya. Jangankan saat memadamkan api, ketika berada di luar ruangan seperti ini pun kita sudah menghirup udara yang tidak sehat,” ujarnya.

Agus menegaskan, bantuan masker N95 tersebut sangat membantu personel posko dan tim pemadam dalam menjaga kesehatan selama menjalankan tugas penanganan karhutla.

“Dengan adanya bantuan masker N95 ini, kami sangat terbantu,” pungkasnya. (IB1)