Pemkab Barsel

Disperkimtan Barsel Mulai Realisasikan Program Bedah Rumah 2026

Sampurna News
4
×

Disperkimtan Barsel Mulai Realisasikan Program Bedah Rumah 2026

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 09 08 16 32 22 95 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Foto: Kepala Disperkimtan Barsel, Ir. Muhammad Taufik, ST., MT., yang didampingi Kepala Bidang Perumahan Rakyat Eddy Hariyadi, ST., MT dan stap lainnya, saat mendatangi rumah warga penerima manfaat bedah rumah (ist).

BUNTOK, SampurnaNews.com – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mulai merealisasikan program bedah rumah bagi masyarakat pada Tahun Anggaran 2026.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Barsel, Ir. Muhammad Taufik, ST., MT., melalui Kepala Bidang Perumahan Rakyat Eddy Hariyadi, ST., MT., mengatakan, pelaksanaan program tersebut saat ini sudah mulai berjalan di lapangan.

“Percepatan kegiatan bedah rumah pada Tahun Anggaran 2026 ini sudah mulai kita laksanakan di lapangan dan saat ini sedang dalam tahap suplai material,” kata Eddy Hariyadi kepada awak media, Selasa (8/9/2026).

Ia menjelaskan, program bedah rumah tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Barito Selatan melalui belanja hibah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan bantuan rehabilitasi sebanyak 90 unit rumah yang tersebar di sejumlah desa dan kelurahan.

“Untuk tahun ini, alokasi warga penerima bantuan program RTLH sebanyak 90 unit yang tersebar di beberapa desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Dusun Selatan dan sebagian di Kecamatan Gunung Bintang Awai,” jelasnya.

Selain rehabilitasi RTLH, Pemkab Barsel melalui Disperkimtan juga mengalokasikan bantuan hibah untuk pembangunan Rumah Korban Bencana (RKB) sebanyak 20 unit.

Bantuan tersebut ditujukan kepada warga yang rumahnya terdampak bencana di sejumlah wilayah Kecamatan Dusun Selatan, khususnya akibat tanah longsor.

“Selain bedah rumah untuk RTLH, tahun ini pemerintah daerah juga mengalokasikan bantuan hibah pembangunan rumah korban bencana sebanyak 20 unit di beberapa lokasi di Kecamatan Dusun Selatan yang terdampak bencana, khususnya tanah longsor,” ungkap Eddy.

Menurutnya, pelaksanaan program rehabilitasi RTLH dan pembangunan rumah baru bagi korban bencana diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga berpenghasilan rendah dan mereka yang terdampak bencana.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memiliki hunian yang lebih layak, sehat, aman dan terjangkau.

“Realisasi program bedah rumah melalui rehabilitasi RTLH maupun pembangunan baru rumah korban bencana ini diharapkan dapat membantu warga masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, untuk memiliki rumah yang layak huni, sehat, aman dan terjangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan perumahan dan kawasan permukiman merupakan salah satu pelayanan dasar yang menjadi urusan wajib pemerintahan daerah.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dan pembangunan di sektor perumahan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Barsel. (IB1)