Pemkab Barsel

HUT ke-67, Eddy Raya Soroti Capaian Barsel dan Tantangan Pembangunan ke Depan

Sampurna News
21
×

HUT ke-67, Eddy Raya Soroti Capaian Barsel dan Tantangan Pembangunan ke Depan

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 09 21 16 55 14 77 439a3fec0400f8974d35eed09a31f914

Foto: Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri memberikan potongan tumpeng kepada Ketua DPRD Barsel HM Farid Yusran, disaksikan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, pada acara ramah tamah HUT ke-67 Kabupaten Barito Selatan, Senin (21/9/2026).

BUNTOK,SampurnaNews.com – Memasuki usia ke-67 tahun, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menghadapi tantangan pembangunan yang tidak semakin ringan. Di tengah dinamika ekonomi dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, pemerintah daerah dituntut memastikan capaian pembangunan benar-benar berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri, mengatakan sejumlah indikator pembangunan menunjukkan adanya kemajuan yang telah dicapai daerah. Hal itu disampaikannya dalam acara ramah tamah HUT ke-67 Kabupaten Barsel, Senin (21/9/2026).

Di hadapan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Ketua DPRD Barsel HM Farid Yusran serta sejumlah tokoh dan undangan, Eddy menyebut capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha dan berbagai elemen daerah.

“Pembangunan yang kita capai hari ini tidak terlepas dari kerja bersama dan kontribusi para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan Barito Selatan,” kata Eddy.

Ia memaparkan, berdasarkan data tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Barsel mencapai 4,15 persen. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada angka 75,21.

Pada indikator sosial ekonomi, angka kemiskinan tercatat 4,94 persen dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,30 persen. Adapun Gini Ratio berada di angka 0,266.

Menurut Eddy, capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi perjalanan pembangunan Barsel sekaligus pijakan untuk menentukan langkah pembangunan berikutnya.

Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pemkab Barsel juga kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Prestasi tersebut menjadi WTP kesembilan secara berturut-turut.

“Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Pada sektor pelayanan dasar, hingga 31 Desember 2025 kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Barsel telah mencapai 100 persen. Capaian itu kemudian mendapat apresiasi melalui UHC Award 2026 Kategori Utama.

Sektor pendidikan juga mencatat capaian positif. Barsel menerima Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi atas tingginya akses penduduk terhadap layanan pendidikan tahun 2026.

Sementara di bidang infrastruktur dasar, rasio elektrifikasi desa telah mencapai 100 persen. Sedangkan rasio ketersediaan listrik rumah tangga berada pada angka 96,79 persen.

Meski demikian, Eddy menegaskan berbagai capaian tersebut bukan alasan untuk berhenti bekerja. Pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.

Penguatan UMKM menjadi salah satu perhatian pemerintah, disamping pengembangan sektor pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian masyarakat.

“Potensi sumber daya alam harus dikelola secara bijaksana dengan tetap menjaga kelestarian, keberlanjutan pembangunan, dan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (IB1).