Pendang, SampurnaNews.com – SMP Negeri 1 Dusun Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah dan pelayanan pendidikan bagi peserta didik. Sekolah yang berdiri sejak 1988 itu kini melakukan berbagai pembenahan, mulai dari sarana prasarana, pengelolaan sekolah hingga pengembangan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Langkah perubahan semakin diperkuat sejak hadirnya inovator di SMP Negeri 1 Dusun Utara pada Februari 2021. Sebagai langkah awal, dilakukan pemetaan terhadap kondisi sekolah dengan menganalisis berbagai kekuatan yang dapat
dikembangkan serta kelemahan yang masih membutuhkan pembenahan.
Kepala SMP Negeri 1 Dusun Utara, Wunge Mawariati, mengatakan kondisi sekolah sebelum 2021 masih cukup memprihatinkan. Meski telah mendapatkan bantuan pembangunan fisik dan sarana pendukung, pemanfaatannya belum berjalan secara optimal.
“Sebelum tahun 2021 keadaan sekolah sungguh memprihatinkan, meskipun memperoleh bantuan berupa fisik gedung bahkan sarana namun tidak dikelola dengan baik. Inovator mulai bekerja di SMP Negeri 1 Dusun Utara sejak bulan Februari 2021 dan hal yang pertama inovator analisis adalah kekuatan dan kelemahan sekolah,” kata Wunge kepada awak media, Senin (3/6/2024).
Menurut Wunge, pemetaan kekuatan dan kelemahan menjadi dasar dalam menentukan arah pembenahan. Melalui analisis tersebut, sekolah dapat mengetahui potensi yang dimiliki sekaligus persoalan yang harus segera ditangani.
Pembenahan kemudian tidak hanya berfokus pada fasilitas sekolah, tetapi juga mencakup tata kelola, proses pembelajaran serta pengembangan potensi dan karakter peserta didik.
“Kami berusaha melakukan pembenahan secara bertahap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah,” ujarnya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari praktik baik SMP Negeri 1 Dusun Utara dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertata, aktif dan memberikan ruang yang lebih luas bagi peserta didik untuk berkembang.
Wunge berharap perubahan yang telah dimulai sejak 2021 dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Menurutnya, keberlanjutan program membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah agar peningkatan mutu pendidikan dapat dirasakan secara nyata.
“Dukungan seluruh warga sekolah sangat penting agar berbagai program yang sudah berjalan dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi siswa,” pungkasnya. (IB1)







