Foto: Kepala BPBD dan Kepala Dinsos Barsel, saat menyerahkan Bantuan kepada keluarga korban.(Ist).
BUNTOK,SampurnaNews.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menyalurkan bantuan kepada keluarga bayi berusia enam bulan yang meninggal dunia di Desa Kalahien serta keluarga RN seorang ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang meninggal dunia dan diduga akibat terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara terpisah oleh masing-masing instansi pada Sabtu (17/10/2026). Selain sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang tengah berduka.
Kepala BPBD Barsel, Agus In’ Yulius, ST, MT, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Bupati Barito Selatan agar pemerintah daerah hadir secara langsung di tengah keluarga korban.
“Kita serahkan langsung bantuan BPBD dan Dinsos tersebut kepada keluarga korban. Sehingga bantuan itu sudah diterima keluarga korban pada Sabtu (17/10/2026),” ujar Agus kepada awak media, Minggu (18/10/2026).

Agus menambahkan, penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sedang mengalami musibah
Masih dikatakan Agus, sebelumnya, kabut asap akibat karhutla yang melanda wilayah Barsel, menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan upaya penanganan karhutla sekaligus mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.
“Penyaluran bantuan kepada keluarga korban diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah bagi masyarakat yang terdampak musibah, di tengah upaya penanganan karhutla dan kabut asap di wilayah Barsel,” tutupnya. (IB1).







